Curriculum Traceability Dramework
← Prev
→ Next
F Full
Kerangka Keterlacakan Kurikulum
Memastikan Setiap Pengalaman Belajar Berkontribusi Secara Eksplisit terhadap Kompetensi Lulusan melalui Sistem Outcome-Based Education yang Terintegrasi.
Salah satu kelemahan terbesar dari banyak kurikulum adalah tidak adanya keterlacakan kurikulum (curriculum traceability). Profil Lulusan sering kali terputus dari implementasi di ruang kelas. Capaian pembelajaran menjadi terfragmentasi, dan asesmen cenderung mengukur "produk" alih-alih mengukur kompetensi.
Akibatnya, proses Peningkatan Mutu Berkelanjutan (CQI) menjadi sulit dilakukan karena bukti pembelajaran tidak dapat dilacak kembali ke tujuan kurikulum.
Kurikulum Arsitektur 2027 memperkenalkan Curriculum Traceability, memastikan bahwa setiap aktivitas pembelajaran, asesmen, dan evaluasi kurikulum dapat dihubungkan secara langsung ke Profil Lulusan yang ditargetkan.
Mengapa Keterlacakan Kurikulum?
Konsistensi
Semua dosen bekerja untuk mencapai target kompetensi yang sama.
Transparansi
Setiap asesmen memiliki bukti kinerja yang dapat diukur.
Integrasi
Mata kuliah berkontribusi secara kolaboratif, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Akuntabilitas
Capaian pembelajaran dapat ditunjukkan dan dibuktikan secara objektif.
Penjaminan Mutu
Mendukung akreditasi BAN-PT, KAAB, UIA, dan standar OBE.
Peningkatan Berkelanjutan
Bukti pembelajaran menjadi dasar empiris untuk penyempurnaan kurikulum.
Visi Lulusan
(Siapa yang ingin kita hasilkan?)
↓
Profil Lulusan
(Adaptive Learner, Critical Thinker, Creative Designer, Professional Architect, Innovative Leader)
↓
Kerangka Kompetensi Lulusan
(Architectural Thinking, Design, Technology, Sustainability, Professional Practice, Research)
↓
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
↓
Indikator Kinerja (PI)
↓
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
↓
Capaian Pembelajaran Mingguan
↓
Aktivitas Pembelajaran
Studio • Proyek • Diskusi
Studi Lapangan • Simulasi
Laboratorium • Riset
↓
Bukti Asesmen (Evidence)
Buku Sketsa • Portofolio • Presentasi
Prototipe • Laporan Simulasi • Refleksi
↓
Rubrik Asesmen
Pemula • Berkembang • Cakap • Mahir
↓
Portofolio Mahasiswa
↓
Dasbor Kinerja
↓
Peningkatan Mutu Berkelanjutan (CQI)
↓
Tinjauan Kurikulum (Review)
↓
Revisi Kurikulum
Contoh Keterlacakan (Worked Example)
Studio Perancangan Arsitektur 3
Profil Lulusan
Creative Designer
Domain
Design Competency
CPL 6
Mampu merancang solusi arsitektur yang kontekstual dan terintegrasi.
Indikator Kinerja
PI-6.4 Mengembangkan konsep arsitektur yang kontekstual.
CPMK
Mahasiswa mampu menghasilkan rancangan skematik arsitektur yang merespons identitas tapak dan konteks lingkungan.
Aktivitas Belajar
Observasi Tapak (Site Observation)
Asesmen
Tinjauan Desain (Design Review)
Bukti (Evidence)
Papan Konsep (Concept Board)
Rubrik
Level 1–4 (Skala Penilaian)
Portofolio
Kompilasi Proses Desain
CQI
Tindakan: Memperkuat materi analisis kontekstual pada semester berikutnya.
Keterlacakan Sepanjang Learning Journey
Semester 1–2
Discover
Semester 3–4
Interpret
Semester 5–6
Transform
Semester 7
Professional
Semester 8
Innovate
Aktivitas Belajar
↓
Indikator Kinerja
↓
Pertumbuhan Kompetensi
↓
Bukti Portofolio
Aktivitas Belajar
↓
Indikator Kinerja
↓
Pertumbuhan Kompetensi
↓
Bukti Portofolio
Aktivitas Belajar
↓
Indikator Kinerja
↓
Pertumbuhan Kompetensi
↓
Bukti Portofolio
Aktivitas Belajar
↓
Indikator Kinerja
↓
Pertumbuhan Kompetensi
↓
Bukti Portofolio
Aktivitas Belajar
↓
Indikator Kinerja
↓
Pertumbuhan Kompetensi
↓
Bukti Portofolio
Legenda
PL
Profil Lulusan
KKL
Kerangka Kompetensi Lulusan
CPL
Capaian Pembelajaran Lulusan
PI
Performance Indicator
CPMK
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
CQI
Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Pesan Kunci
Keterlacakan Kurikulum (Curriculum Traceability) memastikan bahwa setiap perkuliahan, proyek studio, asesmen, dan portofolio mahasiswa berkontribusi secara langsung pada Profil Lulusan serta menyediakan bukti yang terukur untuk peningkatan kurikulum secara berkelanjutan.
💬 Saran & Tanggapan
Kontribusi pemikiran Bapak/Ibu melalui kolom komentar akan sangat membantu penyempurnaan draft kurikulum