Engine Initialization

Course Design Framework
← Prev → Next F Full

Kerangka Desain Mata Kuliah

"Dari Capaian Pembelajaran menuju Pengalaman Belajar Studio yang Terukur"

Pada Kurikulum 2027, dosen tidak lagi memulai perencanaan mata kuliah dengan menyusun daftar topik mingguan.

Sebaliknya, setiap mata kuliah dirancang bermula dari kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa.

Rangkaian desain ini didorong oleh kompetensi (competency-driven) alih-alih didorong oleh konten penyampaian materi (content-driven).

DISCOVER Human • Culture • Place

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 1

"Bagaimana manusia mengalami ruang?"
CPL Contribution
CPL 2 Memahami manusia, budaya, lingkungan dan arsitektur.
CPL 6 Mampu merumuskan ide dasar desain arsitektur.
CPL 7 Mengkomunikasikan ide arsitektur secara visual dan verbal.
Performance Indicators
PI-2.1 Mengobservasi aktivitas manusia secara sistematis.
PI-2.2 Mengidentifikasi hubungan antara manusia dan ruang.
PI-6.1 Menghasilkan konsep arsitektur sederhana.
PI-7.1 Mengkomunikasikan observasi melalui sketsa dan diagram.
Single CPMK
Mahasiswa mampu mengobservasi, menganalisis, dan menerjemahkan aktivitas manusia serta pengalaman spasial menjadi konsep desain arsitektur kontekstual sederhana melalui eksplorasi manual.
Learning Activities
Observasi Berjalan
→
Sketsa Ruang
→
Pemetaan Perilaku
→
Gambar Terukur
→
Analisis Tapak Sederhana
→
Diagram Konsep
→
Maket Fisik
→
Diskusi Studio
Assessment Evidence
Jurnal Observasi
Buku Sketsa
Diagram Konsep
Maket Fisik
Presentasi
Jurnal Refleksi
CPL
↓
Performance Indicator
↓
CPMK
↓
Aktivitas Pembelajaran
↓
Bukti Asesmen
↓
Rubrik Asesmen
↓
Refleksi
↓
CQI
DISCOVER Living Environment

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 2

"Bagaimana bangunan merespons pengguna dan tapak?"
CPL Contribution
CPL 2 Memahami arsitektur dalam konteks lingkungan.
CPL 3 Memahami sistem bangunan dasar.
CPL 6 Mengembangkan desain arsitektur kontekstual.
CPL 7 Mengkomunikasikan usulan desain secara komprehensif.
Performance Indicators
PI-2.3 Menganalisis potensi dan kendala tapak.
PI-3.1 Mengintegrasikan sistem bangunan dasar.
PI-6.2 Mengembangkan organisasi ruang yang merespons konteks.
PI-7.2 Menghasilkan presentasi arsitektur yang terintegrasi.
Single CPMK
Mahasiswa mampu mengembangkan usulan desain arsitektur kontekstual yang mengintegrasikan kebutuhan pengguna, karakteristik tapak, dan sistem bangunan dasar menjadi solusi arsitektur yang koheren.
Learning Activities
Kunjungan Tapak
→
Pemetaan Konteks
→
Pemrograman
→
Diagram Gelembung
→
Zonasi
→
Eksplorasi Spasial
→
Studi Bentuk
→
Respons Lingkungan
→
Maket Skala
→
Ulasan Studio
Assessment Evidence
Buku Analisis Tapak
Laporan Pemrograman
Papan Konsep
Gambar Kerja
Maket Skala
Presentasi
Refleksi
Competency Progression
Studio 1
MENGAMATI
→
MENGINTERPRETASI
→
MEREPRESENTASIKAN
→
MENGKOMUNIKASIKAN
Studio 2
MENGAMATI
→
MENGANALISIS
→
MENGINTEGRASIKAN
→
MERANCANG
→
MEMPRESENTASIKAN
Key Message
Proyek studio tidak lagi diatur berdasarkan penyampaian materi mingguan. Sebaliknya, setiap aktivitas, tugas, dan asesmen dirancang secara sengaja untuk membangun kompetensi terukur yang secara bertahap berkontribusi pada Profil Lulusan.
"Studio 1 menekankan observasi arsitektural dan kesadaran desain. Studio 2 memperkuat analisis kontekstual dan pemikiran desain terintegrasi. Keduanya membangun fondasi kompetensi untuk Studio 3–6 dan Tugas Akhir."
```eof

💬 Saran & Tanggapan

Kontribusi pemikiran Bapak/Ibu melalui kolom komentar akan sangat membantu penyempurnaan draft kurikulum

Source Editor

/home/u514147796/domains/nalar.my.id/public_html/kurikulum2027/pages/39_course_design_framework.php